11 Agu 2010

Henpon Sama Sekali tidak Pintar

Karna terbawa arus informasi yang kian hari kian kenceng, serta untuk "mengakali" pengeluaran biaya komunikasi. Dengan berat hati akhirnya saya menggunakan dua henpon. Satu henpon pinter merek terkenal, satu lagi henpon sama sekali tidak pintar dari merek tidak terkenal.

Saking pintarnya henpon saya yang merek terkenal ini sering punya inisiatif yang menyebalkan. hobinya belakangan ini menghapus phonebook. Bahkan baru-baru ini si-henpon pintar sialan ini juga berani-berani menghapus arsip-arsip SMS saya. Padahal harganya lumayan mahal untuk kantong saya yang cekak.

Si-henpon yang sama sekali tidak pintar juga tidak kalah menyebalkan. Kondisinya sangat-sangat menyedihkan. baret disana sini. Tulisan di keypad sudah tidak terbaca lagi. Tampilan layarnya pun tidak kalah menyedihkan. layarnya sudah bergaris-garis, tulisanya agak susah di baca. Jangan bayangkan bentuk henpon seperti pada umumnya. Henpon saya yang satu ini lebih menyerupai sendal jepit. Dekil, buluk, sangat tidak terawat. lebih cocok untuk melempar kambing kampung dibanding untuk komunikasi telpon atau SMS.

Saya punya cerita, kenapa layar si-henpon yang sama sekali tidak pintar ini bisa timbul garis-garis tak sedap di pandang. Saat itu saya lagi beli martabak sama adik, martabak keju + duren. saat pulang tidak sengaja martabak saya pangku di atas paha. Disaat yang sama secara tidak sengaja saya menyelipkan si-henpon bodoh di balik kantong celana saya. Al-hasil setelah di lihat dan di terawang di bawah lampu bohlam 15 watt. "Waaaahh.... layarnya jadi bergari-garis....!!!". Pesan moralnya, ternyata henpon tidak dirancang untuk tahan terhadap panas martabak keju + duren.

Seandainya ada sebuah henpon murah, meriah, mawahdah, warohmah dan sakinah. Gak perlu di pusingin sama urusan jaringan GSM, CDMA atau apalah. Gak usah mikirin beli pulsa atau bayar tagihan. Tahan panas, tahan air dan tahan banting. Tolong kasih tau saya....

3 Agu 2010

Tidak Sungkan Memperlihatkan Mahkota

Coba lihat sejenak halaman belakang rumah atau halaman depan rumah. Tempat bertumpuk-tumpuk pot bunga dan aneka rupa tanaman.Sirami tanaman tersebut setiap hari, sirami tanaman dengan penuh perhatian dan sepenuh hati. berikan pupuk jika memang di perlukan. perhatikan dengan kasih sayang keberadaan dan fungsinya.

 Dengan perlakuan itu semua, tnaman tersebut tidak akan sungkan-sungkan memperlihatkan mahkota-nya yang cantik dan rupawan. Itulah tanaman yang mengerti bagaimana menghibur orang yang sudah merawatnya.

Perlakukan hal tersebut diatas... apa yang didapat..???

5 Mei 2010

Mulai Lagi

Udah sekian lama gue males ngeliat blog gue ini. Sory ya guys.... sekarang kayaknya dah muncul lagi gairah yang dulu pernah hilang. Semangat gak penting untuk sekedar menuangkan huruf demi huruf menjadi kata, merangkai kata demi kata menjadi kalimat.Dari sabang sampai merauke, berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu... lho-lho-lho......!!!

Kali ini gue lagi seneng jalan-jalan nich, untuk ceritanya akan di posting di judul berikutnya biar agak nyambung dikit ama judulnya. Kalo pake judul ini nich tambah ngaco jadinya...

27 Jul 2009

Perl Black



30 Mei 2009

Ketika Rejeki Datang Berbarengan

Lagi puyeng nich bro...

Selama lo hidupi di bumi, selama lo mulain ngeblog. Secara gak sadar rejeki lo mengalir secara perlahan dan teratur sesuai dengan kebutuhan dan kekuatan lo untuk memanfaatkanya. Sudah-kah anda bersyukur..???

Secara gak sadar juga lo udah hidup bermewah-mewah, hidup senang-senang sama pacar lo, nonton di bioskop seminggu sekali dan lain-lain, dan lain-lain. Bayangkan kalo pintu rejeki lo ketutup, di gembok pake gembok kunci rahasia. Rejeki lo cuma tinggal rembesanya doang...

Nggak akan bisa lagi nonton barang pacar seminggu sekali, bahkan lo para cewek gak bisa beli kosmetik lagi, gak bisa dandan lagi, maka lo gak akan terlihat cantik dan yang paling parah , karna lo gak terlihat cantik, maka nggak akan ada yang bakalan nolong lo saat lo ketabrak angkot. Okeh sampe disitu lo ngebayanginnya...

Ada paradoks lain, gimana kalo rejeki lo di berikan sama Yang Maha Esa, sekali tapi se-abreg. Tinggal gimana lo manfaatinnya aja, bagaimana lo mengelola rejeki lo supaya bermanfaat. Mana yang akan lo ambil dulu dan mana yang akan lo ambil belakangan semuanya terserah sama lo...

Semua rejeki dan di berikan sama lo dan tinggal lo kelola aja... pasti bakalan lebih ruwet lagikan....